Kalian harus tau, akhirnya aku punya pacar setelah lama menjomblo, punya rumah walau gak gede-gede banget tapi untuk membentuk keluarga kecil, bisalah. Begitu indah sebelum akhirnya aku terbangun dari mimpiku karena Rian menjertiti ku.
‘Rob, bangun, rob!’ sambil menggoyang-goyang kan tubuh ku.
Aku panik langsung bilang, ‘Kenapa Yan? Ada apa?’
‘Neira balas chat ku, rob.’
‘Kau banguni aku cuma mau bilang chat kau dibalas neira? Bangs*t!’ aku membaringkan badan ku lagi, mencoba melanjutkan mimpiku yang tertunda tadi.
‘Rob jangan tidur, bantuin aku dong. Pliss.’ Kata rian mencoba membangunkan aku untuk kedua kalinya. Aku udah kenal rian, dia gak bakal berenti sebelum apa yang dia mau tercapai, aku mengalah, bersiap mendengarkan kegilaan apa lagi yang dia punya.
‘Kenapa?’
‘Semalam aku ngechat Neira, “Neira mau gak besok kita pergi jalan, bareng oppa.”’
Aku memotong, ‘Apa? “Bareng oppa.” Ada-ada aja memang kau ini.’
‘Yaudahlah gak penting itu, yang penting itu balasannya.’
‘Apa?’
‘Neira mau, Neira mau rob, minggu depan, kau tau kan apa artinya, kami bakal pacaran.’
‘Gak secepat itu juga kali.’
Dengan mata berbinar-binar rian ngomong. ‘Rob, bantuin aku ya.’
‘Iya, berisik ah. Aku mau lanjut tidur, jangan ganggu aku.’
‘Oke.’
Sedetik sebelum aku menuju dunia mimpi, rian untuk ketiga kalinya membangunkan.
‘Rob…’
‘DIAM KAU ANJ*NG!!!’

.

.

😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s