Gue dan valval

Saat gue menulis ini, gue dan valval masih kuliah di suatu kampus swasta. Perjumpaan pertama gue dengan valval adalah ketika di kelas, dia duduk di sebelah gue dan gue melihat di bukunya tertulis “GANBATTE”. Demi niatan di masa depan gue bisa dekat dan bisa ngutang ke dia, akhirnya gue memulai obrolan.

‘lo suka anime ya?’ tanya gue.

‘Hm….Enggak juga sih.’ jawabnya singkat.

‘Itu di buku lo ada tulisan “GANBATTE”, pasti lo suka anime kan, ngga usah bohong deh sama gue’ kata gue sotoy. Melihat kesotoyan gue, valval menatap gue dengan muka datar, menarik nafas lalu menghembuskannya dari hidung cukup kencang hingga mengeluarkan suara dari hidungnya. ‘Gue boleh ke kosan lo gak selesai matkul ini?’ coba gue memperpanjang obrolan. Valval ngeliat gue lagi lalu mengangguk pelan.

Selesai kuliah.

Gue langsung nanya ke valval. ‘Val kosan lo dimana?’

‘Deket kok dari sini.’ Jawabnya. ‘tapi elo mau ngapain sih ke kosan gue? Bukannya lo ngekos juga ya di sekitar sini?’

Gue berfikir sejenak, alasan cerdas apa yang membuat gue terlihat sangat sopan dan tidak terlihat punya niat apapun. Karna sepertinya valval mulai curiga melihat gue lama menjawab pertanyaannya, langsung aja gue jawab. ‘Jadi gini, titit gue mau pipis, tapi air di kosan gue lagi kering. Jadi gue ke kosan lo buat numpang pipis, hehehe.’ Betapa jawaban yang jauh dari kata sopan dan cerdas. Saat itu gue sadar kalo gue adalah orang yang susah untuk berfikir cepat.

Gue gatau apa yang difikirkan valval saat itu hingga dia tidak terlalu mempersoalkan masalah titit gue ke dia, padahal di kelas valval adalah orang yang suka ngacungkan tangan buat nanya ke dosen setiap akhir pelajaran sudah mau selesai, yang ngebuat gue sedikit kesal karna gue udah lapar banget ingin keluar kelas. Walau begitu, dari raut wajahnya gue bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya adalah dia memaklumi jawaban gue sambil ngomong dalam hati ‘kepala lo pernah kebentur ya?’

Berawal dari kata “GANBATTE” dan alasan pengen pipis, berakhir pertemanan yang akrab antara gue dan valval. Pertemanan yang diwarnai dengan kebersamaan dan aksi saling utang.

Iklan

5 respons untuk ‘Gue dan valval

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Create your website at WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini: